Beberapa orang tertangkap akibat menipu secara kejam, tetapi kebanyakan dari kita, akan kehilangan uang akibat perkiraan yang sebelumnya kita buat sendiri terhadap investasi kita. Apa yang terjadi? Apa yang terjadi dengan para pakar investasi yang meminta biaya, tetapi tiba-tiba kita malah kehilangan uang? Apakah gelar di belakang namanya betul-betul seharga dengan unjuk kerja-nya?

Sekarang bila melihat peristiwa lalu, gambarannya begitu jelas. Amerika dan sejumlah besar negara Eropa mengalami bubble pada kredit real estate. Banyak bank meminjamkan kredit sub-prime sepuas-puasnya. Hutang bertumpuk-tumpuk (kartu kredit, komersil dan rumah tangga). Meskipun para ahli ekonomi dan analis memohon agar kita keluar dari pasar, tetapi masih ada saja individu dan institusi yang menaruh uang ke dalamnya, berharap suatu hari saham naik dan ia akan menjadi kaya. Kabar media juga tidak menolong. Keluhan 24 jam terhadap masalah hanya memberi pandangan dan arti yang sedikit. Akan timbul perkataan seperti: kita dalam masalah, bagaimana kita akan keluar, dan bagaimanapun caranya, cepatlah keluar dari pasar sekarang.

Mengenai masalah gelar timbul pertanyaan, mengapa menjadi pintar dan berpendidikan tidak berarti apa-apa untuk menolong portofolio investasi anda. Sebernarnya sifat baik manusia seperti integritas, kesabaran, penghargaan diri dan pengertian adalah kualitas yang akan membuat anda memenangi permainan investasi. Dan semakin cepat anda meyadarinya, maka semakin cepat pula anda membuat keputusan yang pintar dan bijaksana terhadap investasi anda.

Jika anda menyetel siaran MSNBC maka anda akan selalu melihat Jim Cramer dan Ben Stein's berkomentar mengenai ekonomi Amerika. Apakah anda pikir orang-orang ini bodoh dan tidak berpendidikan? Tentu saja tidak. Keduanya punya catatan resume yang sangat impresif, menjadi bukti kepintaran dan pendidikan mereka. Tetapi ternyata keduanya bisa salah memasukkan dalam media laporan bisnis. Ini karena apa yang mereka rekomendasikan bukan lagi ekonomi yang rasional atau strategi investasi, tetapi ego-nomics.

Loading...

1000 Characters left