Pertanyaan:
Ketika sedang berlibur, bagaimana cara anda mengatur antara pekerjaan dan bersantai? Seberapa banyak waktu yang anda alokasikan setiap hari dalam liburan anda untuk membaca e-mail bisnis, memeriksa proyek, dll.? Apa keseimbangan terbaik antara kerja dan bersantai? Kapan waktu terbaik untuk memeriksa pekerjaan? Alat bantu apa yang seharusnya anda bawa saat berlibur?

Jawaban:
Tujuan utama saya berlibur adalah untuk merubah langkah dan lingkungan di sekitar kita demi menyegarkan kembali padangan dan energi kita. Hal-hal yang mendukung ke arah itu bisa juga dianggap sebagai tujuan. Saya suka mengartikan liburan sebagai penciptaan ulang, contohnya seperti 'peluang untuk pindah gigi transmisi' dan menyeimbangkan aktifitas saya dan gabungan fokus (mental, fisik, emosi, spiritual, sosial, hubungan, keluarga, dll.) Jika saya telah menghabiskan banyak energi untuk berpikir, menulis, dan berbicara, maka saya ingin menghabiskan waktu untuk aktifitas fisik -- seperti jalan kaki, berkelana, berenang, lari kecil, dll. Dan setelah saya melakukan banyak kegiatan fisik, maka saya ingin membaca novel-novel bertema penjelajahan, melakukan beberapa penulisan kreatif, atau hanya pergi dan bersosialisasi dengan orang lain.

Alasan utama mengapa saya tetap mempertahankan liburan adalah untuk menjernihkan pikiran -- kurang selingan yang menyenangkan. Itu seharusnya menjadi kriteria untuk banyaknya pekerjaan yang saya ambil atau untuk tetap bisa mengendalikan diri. Jika saya berbaring di pantai dan saya tetap memikirkan email atau voicemail, maka saya lebih baik memeriksanya terlebih dahulu sehingga saya bisa mencoklatkan kulit saya dengan pikiran tenang. Terdapat perbedaan tipis antara memeriksa urusan kantor untuk menjernihkan pikiran dengan memeriksa kantor sebagai sebuah kecanduan atau zona nyaman. Tetapi jika anda memang harus memeriksanya, untuk menjaga 'laci email' anda tetap bersih, maka lakukan semuanya itu dengan sesegera mungkin dalam waktu sehari sehingga anda bisa tidur lebih awal.

Seringkali kita sebenarnya mampu untuk melakukan liburan kecil, dan tidak harus dibatasi oleh tembok kantor. Ini karena kita punya kemampuan untuk bisa dihubungi dari mana saja dalam rangka untuk menangani komitmen terhadap pelanggan-pelanggan kita. Mengeluhkan tentang "keharusan bekerja dikantor" sedikit menggelikan. Saya sendiri bisa menghubungi bisnis dari perahu layar saya, sehingga saya bisa berlayar sepanjang hari. Anda dapat melakukan sebanyak mungkin apa yang perlu anda lakukan, agar dapat mempertahankan apa yang sedang anda lakukan!

Beberapa nasehat spesifik:

  1. Sesuatu yang harus dipikirkan sebanyak dua kali adalah liburan. Itulah mengapa anda seharusnya selalu memiliki setidaknya alat bantu berteknologi rendah, bahkan di tempat paling terpencil, untuk melakukan hal-hal yang paling jauh. Saya mempunyai sebuah dompet kecil untuk kartu kredit, SIM, catatan kecil dan pena. Saya mungkin tidak sedang membuat catatan (menentukan aksi dan menaruh informasi), tetapi pemikiran yang muncul tiba-tiba dan berharga tidak akan hilang karena saya langsung mencatatnya. Saya juga berwisata dengan membawa sebuah kotak kecil atau amplop besar berjudul "MASUK" untuk tempat catatan kecil, kartu nama, kwitansi, dll untuk menangani urusan kantor. Semakin senior dan canggih profesi anda, maka besar kemungkinan ide terbaik anda tentang pekerjaan tidak akan muncul saat sedang bekerja! Itu justru mungkin terjadi saat sedang liburan. Ini terjadi karena anda selalu bertemu dengan orang lain untuk memperluas jaringan, dan mendapatkan ide-ide baru dan informasi yang bagus ketika sedang bersosialisasi. Dan jika anda berlibur maka lebih baik anda mencatat rute perjalanan dan hal-hal apa saja yang harus dipersiapkan, untuk berjaga-jaga jika anda ingin kembali ke sana. Jika manfaat paling penting dari rekreasi adalah untuk mendapatkan perspektif baru maka lindungi investasi anda dan bersiaplah mengambil manfaatnya.
  2. Merupakan hal yang masuk akal untuk melakukan apa yang terbaik sebelum anda mulai berekreasi. Selesaikan, bersihkan dan pro aktif terhadap semua pekerjaan anda yang berhubungan dengan perjanjian dan komitmen. Tangani semua hal detail dalam waktu yang cukup lama. Pastikan anda mengidentifikasi "Liburan" sebagai sebuah proyek sesegera mungkin di sistem peringatan anda, dan lanjutkan untuk mendefinisikan dan menyelesaikan semua langkah aksi selesai sesegera mungkin.
  3. Jika anda mempunyai staf pendukung dan administrasi, maka berikan kepada mereka informasi kontak dan jelaskan apa bisa disebut "keadaan darurat" sebelum mereka menghubungi anda, dan ijinkan mereka untuk menyaring semua komunikasi.
  4. Buat perencanaan sedikitnya satu atau dua hari penuh di kalendar anda untuk menyusul pekerjaan anda ketika anda kembali. Sebuah kebodohan jika anda tidak mempersiapkan ke depan untuk menyelesaikan tumpukan tugas berbeda-beda yang perlu ditimbang dan diputuskan

Sebagai kesimpulan, tidak ada yang baik atau jelek mengenai keterlibatan pekerjaan profesional dalam liburan. Dalam situasi anda, ini semua tergantung pada banyak variabel. Tetapi asumsi yang terbukti berjalan dan menyenangkan adalah memisahkannya satu sama lain bukanlah sesuatu yang sehat. Jika anda harus berlibur karena pekerjaan anda terlalu menekan atau tidak menyenangkan, maka anda mungkin ingin merubah posisi, pekerjaan, atau pola pikir tentang ini semua.

 

Sumber: David Allen

Loading...

1000 Characters left