User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Apa faktor pencetus alergi kulit?

Selain faktor genetik, alergi kulit secara umum bisa dicetuskan oleh apa yang kita makan (misalnya susu, telur, makann laut), apa yang dihirup (seperti debu rumah, bulu binatang), apa yang ditempel (seperti obat-obat yang dioleskan seperti minyak telon, minyak kayu putih atau detergen yang masih menyisa di pakaian).

Bagaimana cara mendeteksi alergi kulit pada anak?

Ada beberapa gejala klinis yang paling sering menyerang anak-anak, yaitu eksema atopik atau asma kulit atau pada bayi disebut eksema susu, biduran/kaligata, serta eksema kontak. Pada eksema atopik biasanya lokasi gangguan kulitnya khas, misalnya pada bayi bila bagian pipinya ditekan, maka agak basah, sedangkan untuk anak yang lebih besar biasanya mengalami kulit kering dilipatan kulit, di paha atau di pantat. Sedangkan pada eksema kontak gangguan biasanya menyerang area tempat kontak, misalnya di perut yang dioleskan minyak telon atau obat gosok atau di telinga pada anak yang peka terhadap anting logam, misalnya. Indikasi anak gampang gatal, iritasi dan kulit kering.

Bagaimana menanggulangi alergi kulit?

Cari penyebab/pencetusnya, menghindari pencetus, lalu lakukan pengobatan yang sesuai. Upaya lain yang bisa dilakukan yaitu dengan melakukan tes alergi dengan memberikan zat alergen dengan cara uji tusuk, sedangkan pada eksema kontak biasanya dilakukan uji tempel. Biasanya dilakukan pada anak yang sudah agak besar, karena biasanya mereka sudah lebih kooperatif.

Tips seputar alergi kulit

  • Waspadai anak yang orang tua atau salah satu orang tuanya membawa sifat alergi.
  • Bila ada gangguan kulit segera konsultasi ke dokter, dan jangan mencoba-coba obat sembarangan, karena bisa memperparah keadaan.
  • Hindari faktor pencetus alergi.
Loading...

1000 Characters left